Showing posts with label masa lalu. Show all posts
Showing posts with label masa lalu. Show all posts

Thursday, August 2, 2012

Kenangan Manis di Masa Lalu


Seperti kebiasaan-kebiasaan sebelumnya, siang hari dan ga ada kerjaan, buka FB lalu didiemin. Iseng-iseng buka tag-tag an foto-foto dari jaman dulu. Settttt, nemuin foto yang kamu juga di tag. Terdiam sejenak, ah sudahlah, aku tak mau cerita tentang kamu lagi. Terus lanjut buka foto, yeahhh nemu foto jaman-jaman di Himakom. Seneng banget rasanya ngliat semua album kenangan itu. Foto-foto jaman masih culun, masih polos, dari jaman kepengurusan 2009/2010 (Mas Ansyor) sampe kepengurusan 2010/2011 (Ikhsan).
Dan saya ngakak-ngakak sendiri di kamar ngliat foto-foto “pekokan” tersebut, apalagi komen-komennya yang ga kalah bikin ngakak juga. Malu baca tulisan saya sendiri yang masih alay, malu campur kesel ngliat kecro-kecroan yang ditujukan pada saya. Hey, saya baru sadar, ternyata gosip itu sudah ada sejak dulu yaa, sejak saya masih duduk di semester awal dan baru kenal kalian. Bahkan sampe sekarang kalian pun masih sering menanyai saya tentang hal itu. Kalian memang benar, meskipun beribu kali saya menyangkalnya, rasa itu pernah hadir dan hinggap di hati saya. Tapi sudahlah, itu masa lalu saya (yang sering jadi bahan tertawaan kalian sampe puas). Meskipun saya sedih atas akhir kisah itu, tapi saya suka kalo kalian nggosipin saya, karena itu bukti perhatian kalian pada saya.

Saturday, July 21, 2012

Kau


Kau
Satu nama yang pernah terukir di hatiku
Satu kisah yang pernah tertulis di lembar kehidupanku

Kau
Mimpi yang kurangkai sendiri
Menjadi harapan
Dan pada akhirnya ku hancurkan

Aku jatuh  dalam pesonamu
Dan terperangkap dalam imajinasi tentangmu

Kini ijinkan aku melepasmu
Kembali ke duniamu
Akan kukepakkan sayapku
Kembali ke duniaku

Sunday, July 8, 2012

Hujan


Hujan...
mengingatkanku pada kerinduan
yang pernah hadir untukmu
Semilir angin
membawa wangi namamu
membisikkan kata indah di telingaku

Hujan
meninggalkan jejak basah di tanah
jejak yang pernah kita lewati
membekas pada setiap tetes embun di dedaunan

Hujan
selalu tak peduli apa yang ia lewati
tak peduli tanah yang ia basahi
tak peduli jejak yang ia tinggalkan
seperti kenangan
yang membekas di hati kita